KUBU RAYA, SP - Komandan Pangkalan TNI Angkatan Udara (Danlanud) Supadio, Marsma TNI Sidik Setiyono, S.E., M.Han., memimpin Sidang Penentuan Akhir Daerah (Pantukhirda) dalam rangka penerimaan Calon Siswa (Casis) Tamtama Prajurit Karier (PK) TNI Angkatan Udara Gelombang II/A-93 Tahun Anggaran 2026.
Sidang Pantukhirda digelar di Gedung Aula Skadron Udara 1 Lanud Supadio, Jumat (11/9/2026), dan menjadi salah satu tahapan penting dalam proses seleksi penerimaan calon prajurit TNI AU.
Sebanyak 10 orang casis mengikuti tahapan akhir seleksi tingkat daerah tersebut. Mereka sebelumnya telah melewati berbagai rangkaian pemeriksaan dan penilaian, meliputi seleksi administrasi, akademik, kesehatan, kesamaptaan jasmani, hingga psikologi.
Pantukhirda dilaksanakan untuk menentukan peserta yang dinilai memenuhi persyaratan dan memiliki kualifikasi sesuai ketentuan untuk selanjutnya mengikuti seleksi tingkat pusat.
Dalam arahannya, Danlanud Supadio menegaskan bahwa proses untuk menjadi prajurit TNI Angkatan Udara tidak mudah. Setiap calon harus melewati tahapan seleksi yang ketat dan objektif untuk mendapatkan sumber daya manusia terbaik.
“Untuk menjadi prajurit TNI Angkatan Udara membutuhkan proses dan perjuangan. Seleksi dilaksanakan secara bertahap dan ketat untuk mendapatkan calon-calon terbaik yang memenuhi standar yang telah ditentukan,” ujar Marsma TNI Sidik Setiyono.
Ia menjelaskan, peserta yang dinyatakan memenuhi syarat pada seleksi tingkat daerah belum secara otomatis menjadi prajurit TNI AU. Mereka masih harus mengikuti rangkaian seleksi lanjutan di tingkat pusat dengan standar dan mekanisme penilaian yang telah ditetapkan.
“Bagi yang nantinya terpilih dari tingkat daerah, jangan cepat berpuas diri. Masih ada tahapan seleksi di tingkat pusat. Persiapkan diri sebaik mungkin, baik fisik maupun mental, dan tetap jaga motivasi,” pesannya.
Danlanud berharap Lanud Supadio dapat mengirimkan kandidat-kandidat terbaik untuk bersaing pada tahapan seleksi tingkat pusat.
Menurutnya, kesiapan fisik dan mental menjadi faktor penting yang harus terus dijaga para calon. Meskipun telah melewati seleksi di tingkat daerah, para casis diminta tidak berhenti berlatih dan meningkatkan kemampuan.
“Pertahankan semangat, jaga kesehatan, tingkatkan kemampuan fisik dan tetap percaya diri. Jangan sampai setelah dinyatakan lulus di daerah justru mengalami penurunan kesiapan,” tegasnya.
Sidang Pantukhirda tersebut turut dihadiri Wakil Ketua Panda, Kadispers Lanud Supadio, serta tim seleksi yang terdiri dari unsur pejabat staf, tim penguji, dan panitia daerah lainnya.
Melalui pelaksanaan Pantukhirda yang objektif dan profesional, Lanud Supadio berkomitmen mendukung proses rekrutmen TNI AU untuk mendapatkan calon prajurit yang memiliki integritas, kemampuan, serta kesiapan untuk mengemban tugas dan tanggung jawab sebagai prajurit TNI Angkatan Udara. (*)